Bootstrap 4

This is a simple hero unit, a simple jumbotron-style component for calling extra attention to featured content or information.


It uses utility classes for typography and spacing to space content out within the larger container.

Learn more

Time Bound Shelter

Time Bound Shelter

Time bound shelter merupakan pelayanan rehabilitasi sosial bagi penerima manfaat yang diselenggarakan didalam balai. Pelayanan ini dilaksanakan dengan membagi masa layanan didalam balai menjadi tiga jenis periode masa layanan yaitu dua minggu, dua bulan dan empat bulan. Pembagian masa layanan ini bertujuan agar rehabiliitasi sosial yang diberikan benar – benar berdasarkan kebutuhan dan sesuai dengan permasalahan yang dimiliki oleh penerima manfaat. Dalam time bound shelter ini setiap penerima manfaat akan mendapatkan terapi yang bersifat individu dan spesifik.

Proses Layanan Time Bound Shelter

  1. Pengungkapan Masalah (Assesmen)
  2. Pengungkapan dan pemahaman masalah merupakan kegiatan mengumpulkan menganalisa dan merumuskan masalah , kebutuhan, potensi dan sumber yang dapat dimanfaatkan dalam rehabilitasi sosial. Pengungkapan dan pemahaman masalah bertujuan untuk menggali kemampuan fisik, mental, sosial dan vokasional penerima manfaat

  3. Case Conference
  4. Merupakan suatu forum dimana diisi oleh lintas profesi yang ada didalam balai dimana kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi – rekomendasi pemecahan masalah terkait proses rehabilitasi sosial yang dijalani oleh penerima manfaat.

  5. Pemberian Terapi Sosial
  6. Terapi sosial yang diberikan kepada penerima manfaat yang memiliki tujuan akhir terdapatnya perubahan perilaku positif. Terapi ini akan disesuaikan dengan permasalahan yang dialami oleh masing – masing penerima manfaat yang sebelumnya tergali ketika proses asessmen. Tidak menutup kemungkinan satu penerima manfaat dengan yang lain akan mendapatkan terapi yang berbeda. Jenis Terapi yang diberikan antara lain, terapi HIV dasar, terapi adherence (kepatuhan arv), terapi managemen stres, terapi pengenalan infeksi menular seksual, terapi kelompok dukung sebaya dan terapi perubahan positif bagi ODHA.

  7. Terapi Mental
  8. Penguatan kepada penerima manfaat odha pada pengetahuan tentang keagamaan yang dianutnya dan kemampuan penerima manfaat dalam menjalankan praktek ibadah

  9. Terapi Kesehatan
  10. Terapi fisik dan kesehatan merupakan terapi yang diberikan kepada penerima manfaat yang memiliki tujuan secara umum untuk mempertahankan dan meningkatkan kondisi kesehatan penerima manfaat dengan optimal dengan metode kuratif, rehabilitative dan promotif.

  11. Terapi Fisik
  12. Pemberian terapi fisik dalam rangka memelihara dan meningkatkan kekuatan fisik penerima manfaat, melalui kegiatan senam kebugaran, olahraga dengan atau tanpa alat bantu serta kontrol berat badan.

  13. Pelatihan Keterampilan
  14. Pemberian ketrampilan memberikan tujuuan agar penerima manfaat memiliki bekal kemampuan untuk membuat suatu produk yang dapat bermanfaat sekembalinya nanti dimasyarakat. Pelatihan ketrampilan hanya diberikan kepada penerima manfaat yang mengikuti periode masa layanan dua bulan dan empat bulan saja. Terdapat empat jenis keterampilan yang tersedia dalam balai yaitu keterampilan salon/tata rias, keteranpilan komputer, keterampilan sablon dan keterampilan jahit.

  15. Rujukan
  16. Merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka pemenuhan layanan yang dibutuhkan oleh penerima manfaat yang bersifat spesifik. Rujukan dapat dilakukan secara internal maupun eksternal. Rujukan dapat dilakukan apabila :

    a. Tidak memenuhi syarat penerimaan yang ditentukan

    b. Menderita sakit yang membutuhkan pertolongan khusus

    c. Karena satu dan lain hal penerima manfaat tidak mampu mengikuti program rehabilitasi sosial

  17. Bantuan Sosial
  18. Pemberian bantuan sosial merupakan kegiatan yang dilaksankan di akhir pelayanan. Dimana dengan pemberian bantuan sosial ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan dasar untuk mempertahankan kualitas hidup odha menjadi optimal. Pemberian bansos dilakukan secara cash transfer ke rekening penerima manfaat bersangkutan

  19. Terminasi
  20. Adalah fase dimana terjadi pemberhentian layanan Time Bound Shelter hal ini dapat terjadi apabila :

    a. Telah mencapai kuota masa layanan

    b. Karena sesuatu hal yang telah disepakati bersama antara penerima manfaat dan balai mengakhiri masa layanan rehabilitasi sosial