Direktur RTS dan KPO Serahkan BanTu ( Bantuan Bertujuan) Program Rehabilitasi Sosial ODHA Berbasis Masyarakat dan LKS


Sebanyak 50 (lima puluh ) orang penerima manfaat Program Rehabilitasi Sosial ODHA berbasis masyarakat dan lembaga kesejahteraan sosial mendapatkan bantuan sosial usaha kemandirian dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Balai Rehabilitasi Sosial ODHIV ‘Wasana Bahagia’ Ternate tahun anggaran 2019. Penyerahan bantuan sebesar Rp 250 juta secara simbolis diserahkan oleh Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Susila dan Korban Perdagangan Orang Kementerian Sosial Republik Indonesia, Waskito Budi Kusumo kepada Ketua Yayasan Batamang Plus Manado, Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang pertemuan Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra’ TuMou Tou’ Manado.

mdc4

Bantuan sosial usaha kemandirian kemudian akan disalurkan dalam bentuk cash transfer berjumlah Rp. 5 juta ke 50 orang penerima manfaat oleh Yayasan Batamang Plus selaku mitra kerja , setelah mereka mengikuti kegiatan bimbingan sosial dan ketrampilan. Bantuan yang telah diterima oleh penerima manfaat wajib dimanfaatkan untuk pegembangan usaha sesuai dengan proposal yang telah disepakati sebelumnya. Dalam sambutannya Kepala Balai Rehabilitasi Sosial ODHIV ‘Wasana Bahagia’ Ternate, Udan Suheli melaporkan bahwa tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sosial peserta melalui pemberian bimbingan sosial terkait edukasi penanganan HIV dan perawatan diri ODHA. “Program rehabilitasi sosial kepada odha berbasis masyarakat dan lembaga kesejahteraan sosial merupakan wujud implementasi dari progres 5.0 NP RSTS dan KPO dimana masyarakat dalam hal ini adalah Lembaga kesejahteraan sosial dituntut untuk berperan aktif dalam memberikan pelayanan kepada sahabat ODHA” lanjut Udan.

Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Susila dan Korban Perdagangan Orang, Waskito Budi Kusumo berkesempatan untuk beraudiensi dengan penerima manfaat yang hadir. Ia bertanya jenis – jenis usaha apa saja yang sudah atau akan mereka rintis. “ Tolong bantuan tersebut dioptimalkan, Setiap usaha kemandirian harus dibarengi dengan mainset atau pola pikir yang positif, karena ilmu dari seorang pebisnis yaitu, jangan pernah menyerah ( putus asa ) ” pesan Budi kepada mereka. Kegiatan penyerahan bantuan sosial usaha kemandirian dihadiri oleh oleh perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara , LKS Batamang Plus Manado, tokoh pemerhati HIV Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh penerima manfaat peserta program. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari tahapan yang telah dilaksanakan sebelumnya yaitu koordinasi dengan pihak terkait, verifikasi dan validasi data, capacity building pendamping program rehabilitasi sosial odha berbasis masyarakat dan lembaga kesejahteraan sosial. (Ndaru Suranta/Pekerja Sosial)

Posted in Pelayanan Sosial on Sep 10, 2019