Bootstrap 4

This is a simple hero unit, a simple jumbotron-style component for calling extra attention to featured content or information.


It uses utility classes for typography and spacing to space content out within the larger container.

Learn more

Inovasi Layanan Publik SINOVIK 2019: Pemberdayaan Sahabat ODHA di Ternate Maluku Utara (BASODARA) BRSODH "Wasana Bahagia" di Ternate


Penyelenggaraan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh pemerintah sebenarnya telah mengalami peningkatan, namun belum memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat. Oleh karena itu, dalam rangka mencapai visi dan komitmen perbaikan kualitas layanan, diperlukan percepatan dan upaya luar biasa (keluar dari rutinitas, business as usual, dan monoton) agar menciptakan perubahan kepada tradisi, pola, dan cara baru melalui gerakan Satu Instansi Satu Inovasi (One Agency One Innovation), yaitu gerakan yang mewajibkan 1 (satu) instansi menghasilkan paling sedikit 1 (satu) inovasi setiap tahun. Untuk menjadikan gerakan ini sebagai bagian dari upaya terintegrasi peningkatan kualitas pelayanan publik maka Kementerian Pendayagunaan Apatur Negara dan Reformasi Birokrasi melaksanakan pembinaan Inovasi dalam Kompetisi yang akan mendorong instansi untuk memunculkan Inovasinya secara kompetitif melalui SINOVIK (Sistem Informasi Inovasi Layanan Publik).

SINOVIK merupakan Sistem Online untuk Menjaring Inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Unit-Unit Pelayanan di seluruh instansi baik Kementerian/Lembaga maupun Pemda Provinsi, Kabupaten dan Kota. Setiap unit pelayanan membuat proposal inovasi layanan dan disubmit secara online pada laman https://sinovik.menpan.go.id. BRSODH “Wasana Bahagia” di Ternate sebagai salah satu unit pelaksana layanan rehabilitasi sosial bagi Orang dengan HIV tidak mau ketinggalan untuk mengusung inovasi dalam kompetisi SINOVIK Tahun 2019. Program yang diajukan pada proposal inovasi layanan publik balai tahun ini adalah Pemberdayaan Sahabat ODHA di Ternate Maluku Utara yang disingkat BASODARA.

Program BASODARA menitikberatkan pelayanan pendampingan berbasis masyarakat bagi ODHA yang ada di Ternate untuk memberikan dukungan dalam konsumsi obat ARV serta penguatan sosial. Masyarakat, keluarga dan ODHA diberikan pelatihan dan difasilitasi oleh Balai untuk menjadi pendamping ODHA dan melembaga dalam format Kelompok Dukung Sebaya (KDS) ataupun Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS).

Pendampingan ODHA melalui LKS kemudian diintegrasikan dalam sebuah sistem rujukan terpadu untuk menghubungkan ODHA dampingan LKS ke berbagai layanan penjangkauan Balai sesuai kebutuhannya. Pelayanan sosial tersebut antara lain, bantuan kedaruratan, penyuluhan HIV/AIDS, kunjungan rumah, penguatan keluarga dan pemberdayaan ODHA. Mekanisme rujukan terpadu ini juga melibatkan layanan fasilitas kesehatan dan pemeriksaan VCT yang disediakan oleh Klinik Jasmine RSUD Chasan Boesoeiri di Ternate. Integrasi layanan dalam program BASODARA ini menciptakan sebuah sistem pelayanan terpadu yang mampu menjadi solusi bagi ODHA di Kota Ternate untuk meningkatkan harapan hidup dan produktifitasnya. Kolaborasi antara masyarakat melalui LKS pendampingan ODHA, Balai serta stakeholder lainnya dapat melipatgandakan daya jangkau dan penetrasi layanan yang komprehensif untuk mewujudkan kesejahteraan sosial bagi ODHA di Kota Ternate.

Proposal inovasi BASODARA telah disubmit untuk diseleksi bersama ratusan inovasi layanan publik lainnya dari berbagai unit layanan di seluruh Indonesia. Semoga inovasi dalam program BASODARA BRSODH “Wasana Bahagia” di Ternate bisa mendapatkan juara. (Qadriansyah/Penyuluh Sosial)

Posted in Pelayanan Sosial on Apr 29, 2019