Penyerahan bantuan kewirausahaan ATENSI berbasis Komunitas ; Kemandirian di Kota Ambon Provinsi Maluku


TERNATE. Melalui daring Balai Rehabilitasi Sosial Wasana Bahagia Ternate menyerahkan bantuan operasional kepada LKS Rumah Beta Ambon sebagai pelaksana kegiatan sebesar 15 juta rupiah dan bantuan kewirausahaan program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI ) berbasis Komunitas : Kemandirian kepada 50 orang peserta total sebesar 250 juta rupiah melalui cash transfer pada tanggal 1 Juli 2020.

TRC 2

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Balai Wasana Bahagia Ternate, Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku, Penanggung jawab kegiatan, peserta dan LKS Rumah Beta. Dalam arahannya Udan Suheli sebagai Kepala Balai menyampaikan bahwa komunitas sebagai lingkungan terdekat dengan keluarga ODH harus mampu memiliki kapasitas untuk lebih sensitif dan responsif dalam mencegah dan menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh ODH. “Menjadi tantangan tersendiri bagaimana LKS bisa dibutuhkan dan dimiliki oleh ODH, bukan hanya saat mereka sakit atau bermasalah saja tetapi bagaimana semua bersama - sama saling mendukung sahabat ODH melawan stigma dan diskriminasi ” ujar Udan.

TRC 2

Sementara itu mewakili Dinas Sosial Provinsi Maluku, Jaqueline F. Akyuwen mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kementerian Sosial RI atas kegiatan pemberdayaan kepada teman - teman ODH terlebih dimasa pandemi Covi19 saat ini.

Selama enam bulan terhitung dari Bulan Juli tahun 2020, Balai Wasana Bahagia Ternate berkerjasama dengan LKS Rumah Beta Ambon menyelenggarakan ATENSI berbasis Komunitas yang diikuti oleh 50 ODH yang berdomisili di Kota Ambon Provinsi Maluku. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keberfungsian sosial peserta terlebih dimasa pandemi covid19 seperti sekarang ini. Diakhir kegiatan masing - masing peserta mendapatkan bantuan sosial kewirausahaan sebesar 5 juta rupiah melalui cashtransfer.

TRC 2 LKS Rumah Beta sebagai pelaksana kegiatan berkewajiban memberikan pendampingan, edukasi dan advokasi peserta yang kesulitan mengakses ARV dimasa pandemi covid19. Ketika peserta telah mendapatkan bantuan kewirausahaannya mereka kemudian didampingi oleh petugas LKS untuk membelanjakannya sesuai dengan proposal. Seluruh pelaksanaan kegiatan mengikuti prosedur kesehatan pencegahan penyebaran Covid19. (ndaru suranta, peksos)

Posted in Pelayanan Sosial on Jul 15, 2020