Bantuan kewirausahaan program ATENSI di Provinsi Gorontalo tingkatkan kesejahteraan peserta


Untuk memastikan kesesuaian pelaksanaan program dan bantuan sosial kegiatan Asistensi Rehabilitasi Sosial berbasis Komunitas ; KDS kepada orang dengan HIV (ODH) di Provinsi Gorontalo, Balai Wasana Bahagia melaksanakan kegiatan monitoring pada Senin, 31 Agustus 2020 di provinsi Gorontalo. Pekerja Sosial balai didampingi LKS Solitare Gorontalo mengunjungi beberapa peserta kegiatan untuk mendapatkan informasi terkait usaha , hambatan dan harapan pelaksanaan ATENSI.

Salah satu peserta sebutlah namanya ibu Lela bukan nama sebenarnya adalah ODH yang beberapa waktu lalu sempat mengalami perilaku stigma dan diskriminasi dari warga sekitar. Ia menyampaikan rasa terimakasihnya kepada balai atas bantuan kewirausahaan yang diberikan. Menurutnya bantuan tersebut sangat bermanfaat terlebih dimasa pandemic covid seperti saat ini.

TRC 2 Ibu Lela kini membuka usaha warung dirumahnya, ia menjual beras eceran, minyak goreng curah, snack dan minuman olahan. Perlahan diskriminasi yang ia terimapun kini kian berkurang. Hal ini terbukti dari jumlah pelanggannya yang semakin ramai.

Sama halnya dengan peserta atas nama pak Joni bukan nama sebenarnya. Menurutnya ia pun telah menerima bantuan kewirausahaan sebesar 2,5 juta di rekeningnya tanpa potongan. Bantuan tersebut ia gunakan sebagai tambahan modal usaha warung kopi miliknya yang semakin ramai pembeli. Sama dengan ibu Lela ia berharap kegiatan serupa bisa dilakukan terus di waktu yang akan datang untuk meningkatkan kesejahteraan ODH. Pak Joni mengatakan bahwa sebelumnya ia kurang terbuka dengan sesama odh, kini perlahan ia mulai membuka diri untuk mau bertemu dan bersama dengan odh lain dalam kegiatan di LKS Solitare. “ kami ini senasib, sudah sepantasnya saling mengenal untuk saling menguatkan “ ujar pak Joni.

TRC 2 Sebelumnya pada tanggal 15 sampai dengan 19 April Balai Wasana Bahagia Ternate melaksanakan ATENSI berbasis Komunitas : KDS kepada ODH berkerjasama dengan Dinas Sosial Provinsi Gorontalo dan LKS Solitare Gorontalo sebagai pelaksana kegiatan. Selama lima hari tersebut peserta diberikan edukasi terkait ODH di masa pandemic dan pentingnya adherence ARV bagi ODH. Sebagai pelatihan kewirausahaan, peserta diberikan pelatihan pembuatan kue kering.

Diakhir kegiatan peserta mendapatkan bantuan kewirausahaan sebesar 2,5 juta rupiah yang ditransfer langsung ke rekening peserta. ATENSI berbasis Komunitas : KDS dilaksanakan dengan mengkuti protocol kesehatan pencegahan dan penyebaran covid 19. Peserta dan petugas diwajibkan menggunakan masker dan menjaga jarak. (Ndaru Suranta, Pekerja Sosial)

Posted in Pelayanan Sosial on Aug 28, 2020