PENINGKATAN LAYANAN PUBLIK DI PSRS ODHIV “WASANA BAHAGIA” DI TERNATE

Peningkatan layanan publik

Pelayanan Publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik (UU No. 25 Tahun 2009). Dalam bahasa sederhana pelayanan publik merupakan kegiatan yang dilakukan oleh instansi pemerintah ataupun swasta dalam melayani masyarakat sebagai pengguna dan penerima layanan. Instansi pemerintah wajib memberikan layanan secara profesional, ramah aksessebel, mudah serta jelas biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapat layanan tersebut. Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV “Wasana Bahagia” di Ternate sebagai satuan layanan publik harus memberikan pelayanan yang mudah, ramah dan gratis sesuai dengan tugas dan fungsinya. Seperti apa layanan yang sebaiknya dilakukan di ini? Layanan publik yang sudah di lakukan oleh Panti Sosial Rehabilitasi Sosial ODHIV “Wasana Bahagia” Ternate antara lain :

  1. Standar pelayanan

    Dari segi standar layanan yang mencakup kejelasan persyaratan, jangka waktu, biaya serta alur layanan dalam proses rehabilitasi sosial kepada penerima manfaat. Dari segi sarana dan prasarana, adanya ketersediaan ruang tamu yang layak bagi tamu yang datang.

  2. Tersedianya maklumat layanan yang menerangkan kesanggupan panti melayani masyarakat secara professional, anti diskriminasi serta mengedepankan prinsip pelayanan prima.

  3. Sistem informasi yang mudah diakses oleh masyarakat khususnya orang dengan HIV terkait layanan yang diberikan oleh panti melalui call centre, sms, website panti, booklet, leaflet dan majalah panti

  4. Sumber daya manusia yang memadai serta profesional agar dapat melayani secara prima kepada penerima manfaat. Peningkatan kualitas sumber daya manusia ini dapat dilaksanakan melalui diklat, short course dan capacity building dll

  5. Pelayanan untuk orang dengan kebutuhan khusus seperti ibu menyusui, aksesibilitas untuk orang yang menggunakan kursi roda atau alat bantu lainnya.

  6. Unit pengaduan layanan seperti kotak saran dan pejabat pengelolaan pengaduan masyarakat.

  7. Adanya visi, misi serta motto panti sebagai semboyan pelayanan kepada masyarakat

  8. Adanya seragam, atribut serta ID card pegawai

Dengan peningkatan pelayanan publik ini diharapkan bisa memberikan pelayanan yang prima bagi penerima manfaat Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV ‘Wasana Bahagia’ di Ternate.

                                                              (oleh : Dwiani Rafikasari/Pekerja Sosial )

Posted in Pelayanan Sosial on Apr 21, 2017