Balai Rehabilitasi Sosial ODHIV "Wasana Bahagia" Ternate

Balai Rehabilitasi Sosial Orang dengan HIV “Wasana Bahagia“ di Ternate memberikan pelayanan kepada para “sahabat” (baca : orang dengan HIV) secara keseluruhan. Mengapa disebut demikian? karena sesungguhnya layanan rehabilitasi sosial kepada para sahabat yang diberikan oleh Balai tidak memandang jenis kelamin atau sebab-sebab mereka terkena penyakit tersebut. Seluruh sahabat dapat mengikuti pelayanan rehabilitasi sosial baik secara langsung maupun tidak langsung.

Untuk memenuhi harapan tersebut maka Balai Rehabilitasi ODHIV “Wasana Bahagia” di Ternate mengembangkan dan mendesain berbagai program layanan sesuai dengan masalah dan potensi yang dimiliki oleh para sahabat.

Sesuai dengan Permensos No. 20 tahun 2018, Balai Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV “Wasana Bahagia” di Ternate melaksanakan rehabilitasi sosial terhadap para sahabat yang mempunyai tugas memberikan bimbingan, pelayanan dan rehabilitasi sosial yang bersifat kuratif, rehabilitatif dan promotif melalui berbagai terapi, baik terapi fisik dan kebugaran, mental, sosial, terapi keterampilan praktis. Penerima manfaat selanjutnya akan dipersiapkan untuk kembali ke masyarakat dengan resosialisasi dan bimbingan lanjut agar mampu mandiri dan berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat

Berita Terakhir

image not available

Posted in Pelayanan Sosial on Feb 27, 2019

Penjangkauan Calon Penerima Manfaat Time Bound Shelter BRSODH "Wasana Bahagia" di Ternate Tahun 2019

Konsep penjangkauan dalam proses seleksi penerima manfaat merupakan penyempurnaan dari proses penerimaan penerima manfaat berbasis Panti yang telah dilakukan. Penyempurnaan seleksi penerima manfaat sejalan dengan perubahan nomenklatur dari Panti menjadi Balai yang berhubungan dengan perubahan core business Balai. Penjangkauan pada awal tahun ini dilaksanakan pada tanggal 28 – 6 Februari 2019 yang tersebar di 4 Lokasi, yaitu di Manado (Sulawesi Utara), Kota Gorontalo (Gorontalo), Tobelo (Halmah...

image not available

Posted in Pelayanan Sosial on Mar 22, 2018

Mengapa Rumah Antara ? Di satu titik, kehidupan orang dengan HIV membutuhkan penguatan dari layanan kesehatan terutama jika ODHIV baru di ketahui status HIV atau ODHIV yang sudah mengalami infeksi opportunity dan atau sudah mendapatkan terapi ARV (anti retrofiral). Permasalahan kesehatan yang dialami ODHIV memerlukan pemeriksaan dari dokter, pemeriksaan laboratorium dan pendampingan dari konselor. Di sisi lain keterbatasan fasilitas kesehatan yang ada di daerah di luar Kota Ternate menyebabkan layanan kesehatan tidak berjalan optimal, seperti layanan laboratorium, ketersediaan obat ARV dan terapi kesehatan lainnya. Jika seseorang ODHIV telah meminum ARV maka seumur hidup mereka harus minum obat tersebut dengan tingkat kepatuhan minum obat yang terjaga untuk menjaga kekebalan tubuhnya agar tidak menurun. Jika tidak teratur minum obat atau bahkan berhenti minum obat ARV maka penyakit lain akan mudah masuk dan terjadi komplikasi penyakit lainnya.

Posted in Pelayanan Sosial on Mar 08, 2018

Saat ini telah terjadi epidemik penyebaran hiv secara global. Setiap harinya terdapat lebih dari 6800 orang hiv baru dan lebih dari 5700 orang meninggal dunia setiap harinya dikarenakan aids. Dan pada tahun 2007 penyandang odha secara global diperkirakan sudah mencapai 33.2 juta jiwa. Lajunya penyebaran penyakit ini salah satunya dikarenakan kurangnya sahabat odha dalam mengakses pengobatan ARV dan pencegahan hiv.


Baca Selengkapnya>>

Posted in Pelayanan Sosial on Mar 05, 2018

Bimbingan fisik yang diadakan di PSRSODHIV adalah senam bersama penerima manfaat dan pegawai di hari jum`at pagi. Mengikuti trend atau senam kekinian yaitu zumba, pada awalnya kita khawatir terlalu berat bagi penerima manfaat. Baiklah, peraturannya adalah ikut saja semampunya sambil kita mengobservasi sampai sejauh mana kemampuan tubuhnya mengikuti zumba. Hasilnya bagi penerima manfaat yang sedang dalam kondisi fit, mereka bisa mengikuti dengan semangat, dan bagi beberapa orang hanya mengikuti semampunya, dan ada juga yang hanya menonton saja, menikmati suasana. Rata-rata mereka menyukai senam zumba yang energik, karena mayoritas mereka berada pada usia remaja, hingga zumba ini berlanjut sampai sekarang di angkatan III.
Baca Selengkapnya>>